Langsung ke konten utama

Bahagia...

Kadang suka bertanya pada diri sendiri "sudahkah aku merasakan bahagia?"...
Sore ini aku katakan "Ya, aku bahagia"...
Bukan..bukan...karena banyaknya materi yang aku genggam dan dapatkan...
Bukan pula karena alasan duniawi apapun...
Entahlah, sore ini aku mampu merasakan bahwa aku bahagia...yah, aku bahagia atas apa yang Allah SWT telah berikan didalam hidupku...

Suka duka tawa dan airmata...
Semua ujian hidupku...
Teringat para Ulama klasik pernah mengatakan:
" Semua masalah dalam hidup kita itu seperti sebuah surat kepada kita...Surat yang minta untuk kita buka dan baca...Surat yang isinya penuh dengan kasih sayang dan cinta yang tak bersyarat dari Rabbul'alamin...Bahwa...
Kita punya Rabb selalu ada untuk kita dengan cinta dan kasih sayang...Bahwa...
Rabb kita menunggu kita untuk kembali kepada NYA semata"...

Mengapa aku masih mencari kebahagian pada seorang mahluk??? yang sering berkhianat bahkan berdusta...
Yang banyak dzalim dan tidak menghargai...
Yang baik bila ada mau dan keperluannya saja...
Yang suka lupa pada kebaikan orang lain...

Dan kamu berharap fulanah akan mengingat kebaikanmu???
Berpikirlah...Kebaikan Rabbnya saja dilupakan, sampai datangnya sebuah surat (ujian)...
Tentu bukanlah perkara sulit untuk melupakan dan menghempaskan kebaikanmu...

Aku tidak berbicara untuk pihak lain...
Aku berbicara kepada qolbuku...

Cukuplah jari ini menunjuk kepada sisi negatifku sendiri...
Yang terlalu dzalim dan bodoh...
Yang masih sering terganggu dengan bisikan halus nan lembut syaitan yang mengajak ego berbuat keburukan dan konco kentalnya...
Yang membuat hati ini kembali mampu untuk bermaksiat...
Innallahi wainnaillahi rojiun...

"Katakanlah wahai hamba-hambaku yang telah melampaui batas dengan dirinya sendiri...janganlah berputus asa dari Rahmat Allah SWT...Sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun.." (QS. Az-Zumar: 53)


Wallahu'alam Bish Shawabi...







Salam Damai,





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Terapung "Darul Irsyad (aka: Masjid Al-Muhajirin), Selambai, Loktuan, Kalimantan Timur

Tidaklah mudah untuk menghabiskan waktu liburan di daerah Bontang, Kalimantan Timur. Obyek wisata yang terbatas jumlahnya, tidak seperti di daerah-daerah lain. Animo masyarakat Bontang yang tinggi dengan terbatasnya tempat wisata membuat padatnya manusia di setiap tempat-tempat wisata di Bontang, Samarinda ataupun Balikpapan dan sekitarnya. Bersyukur banget bisa berkunjung ke ikon religi terbaru di Kota Bontang, Masjid Terapung "Darul Irsyad yang dahulunya bernama Masjid Al-Muhajirin". Konon kabarnya dari informasi yang aku dapatkan Masjid Al-Muhajirin, Selambai, Loktuan, Bontang adalah salah satu Masjid tertua di Kota Bontang. Darul artinya Rumah... Irsyad artinya Petunjuk... Jadi... Darul Irsyad artinya Rumah (tempat) yang memiliki Petunjuk... Masjid Darul Irsyad ini baru diresmikan oleh Walikota Bontang "Basri Rase" Jum'at pagi, 22 Maret 2022.  Masjid yang sangat indah dengan view lautan biru, kapal-kapal nelayan dan pemandangan pabrik... Masjid yang dibangun...

4 Tahun sudah...

  Dear Kak... 4 tahun sudah kakak meninggalkan kami... Masih di bulan Syawal... Kami adikmu berkunjung ke rumah abadi Kakak... Taman Pemakaman Umum Srenseng Sawah... Salah satu pemakaman umum yang asri walaupun sedikit panas tetapi cukup terawat, Kak... Rindu, Kak... Sangat... Airmataku kemaren menitik... Ingin berbagi cerita tentang Tole yang beranjak dewasa... Kemaren Iedul Fitri, Tole mengunjungi keluarga di Kalimantan Timur... Bapak dan Mamak bahagia sekali, Kak... Sepintas sekelebatan di pandangan mataku, ada bayangan kakak... Aku masih tidak menyangka menjemput Tole sendirian tanpa Kakak... Gak apa ya, Kak... Aku nangis sebentar waktu itu... Tetapi segera aku hapus agar tak terlihat oleh Tole, Mamak dan Bapak... Aku tidak ingin merusak momentnya, Kak... I love you so much... I miss you so much, Kak... Doaku selalu untukmu... Diberikan syurga terbaikNYA Allah SWT , Aamiin... Hold my hand...everything will be ok... Salam,

Dibuang sayang...

Dibuang sayang...sebenarnya lebih kepada pengen ngetik sesuatu aja...hehehe Iedul Fitri yang baru saja lewat masih terasa olehku. Tawa dan cerita yang lama hanya dibagi lewat layanan video call dan voice call selama pandemic era 2 tahunan. Akhirnya oleh pemerintah RI 01 diperbolehkan untuk merayakan secara offline bersama anggota keluarga. Mudik pun sudah diperbolehkan kembali, libur bersama Iedul Fitri pun sudah ditetapkan kembali mulai dari tgl 28 Mei sd 08 Juni 2022. Happy, pastinya...alhamdulillahirrabbil'alamin... Walaupun liburnya terasa singkat tapi bahagia...dan di libur lebaran tahun 2022 ini juga keponakanku Hanif berkumpul bersama... Aneka makanan dan hidangan lebaran yang penuh cita rasa Indonesia tersedia di rumah para kerabat. Pempek, Bajabuk (abon ikan) dan tumbuk ketan. Salam,