Langsung ke konten utama

Selayang Pandang Sepinggan International Airport

Sepinggan adalah nama bandara Internasional di Balikpapan, Kalimantan Timur..
Pulang kampung kali ini penasaran dengan wajah baru bandara sepinggan tersebut.
Secara garis besar bandaranya semakin luas dan bersih juga adem.
Bangunannya lebih bergaya minimalis dan
modern. Bangunan yang didominasi warna putih ini masih terlihat kosong dibeberapa tempat. Bangunannya lebih menyerupai sebuah mall..jadi ingat desain cantik bandara internasional di Dubai yang buat kita betah menunggu jam penerbangan pesawat..

Tapi kata sodara" ku yang sudah pernah melancong ke luar negeri..bandaranya lebih mirip Bandara Internasional Singapura..

Pintu kedatangan berada di lantai dasar. Sedangkan pintu keberangkatan berada di lantai 1. Yang menarik perhatianku adalah bangunan bandara yang lama. Masih penasaran akan dipergunakan sebagai apa oleh Angkasa Pura.
Sedikit mengganggu pandanganku adalah jalan yang melintang melindungi pemandangan bangunan bandara yang lama..kok ak ngerasa kurang sreg aja dengan jalan tersebut..jalan tersebut menuju lantai 2 terminal keberangkatan..




Berfoto di terminal keberangkatan dengan latar belakang wallpaper bergambar Penari Dayak (atas), Anggrek hitam (bawah).
Khimar by me (rieta scraft)
Dress by me
Blazer by "Kivitz"



Berfoto di terminal kedatangan dengan latar belakang penari dayak
Khimar by me (rieta scraft)
Blouse by me

Berfoto bersama keluargaku di terminal keberangkatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Tahun sudah...

  Dear Kak... 4 tahun sudah kakak meninggalkan kami... Masih di bulan Syawal... Kami adikmu berkunjung ke rumah abadi Kakak... Taman Pemakaman Umum Srenseng Sawah... Salah satu pemakaman umum yang asri walaupun sedikit panas tetapi cukup terawat, Kak... Rindu, Kak... Sangat... Airmataku kemaren menitik... Ingin berbagi cerita tentang Tole yang beranjak dewasa... Kemaren Iedul Fitri, Tole mengunjungi keluarga di Kalimantan Timur... Bapak dan Mamak bahagia sekali, Kak... Sepintas sekelebatan di pandangan mataku, ada bayangan kakak... Aku masih tidak menyangka menjemput Tole sendirian tanpa Kakak... Gak apa ya, Kak... Aku nangis sebentar waktu itu... Tetapi segera aku hapus agar tak terlihat oleh Tole, Mamak dan Bapak... Aku tidak ingin merusak momentnya, Kak... I love you so much... I miss you so much, Kak... Doaku selalu untukmu... Diberikan syurga terbaikNYA Allah SWT , Aamiin... Hold my hand...everything will be ok... Salam,

Dibuang sayang...

Dibuang sayang...sebenarnya lebih kepada pengen ngetik sesuatu aja...hehehe Iedul Fitri yang baru saja lewat masih terasa olehku. Tawa dan cerita yang lama hanya dibagi lewat layanan video call dan voice call selama pandemic era 2 tahunan. Akhirnya oleh pemerintah RI 01 diperbolehkan untuk merayakan secara offline bersama anggota keluarga. Mudik pun sudah diperbolehkan kembali, libur bersama Iedul Fitri pun sudah ditetapkan kembali mulai dari tgl 28 Mei sd 08 Juni 2022. Happy, pastinya...alhamdulillahirrabbil'alamin... Walaupun liburnya terasa singkat tapi bahagia...dan di libur lebaran tahun 2022 ini juga keponakanku Hanif berkumpul bersama... Aneka makanan dan hidangan lebaran yang penuh cita rasa Indonesia tersedia di rumah para kerabat. Pempek, Bajabuk (abon ikan) dan tumbuk ketan. Salam,

Belum ada judul 3

  Semburat senja yang merah... Terburu-buru aku merapikan perkakas pekerjaan pada sore itu...layar hapeku sudah berada pada posisi aplikasi ojek online dengan tujuan RS. Medistra Jl. Gatot Subroto... Rumah sakit yang terletak dijalur padat dan macet ini memang sangat pe-er untukku. Sebenarnya ada beberapa alternatif menuju bangunan yang berwarna hijau dan biru tersebut... Entah mengapa sore ini aku ingin segera menyapa ruangan tempat kakak dirawat...sudah 1 minggu ini kakak berada didalam ruangan Intensive Care Unit (ICU)...Ruangan yang cukup dingin dan steril terpisah dari pasien yang lain... Dan sudah seminggu pula kakak berdampingan dengan alat bantu pernafasan yang terpasang ditubuh kakak... Sebenarnya kakak enggan dan menolak ketika akan dipasangkan alat bantu pernapasan tersebut. Seolah-olah kakak sudah mengerti apa yang akan kami hadapi kedepannya...Tetapi kami semua hanyalah mahluk yang diminta untuk selalu berusaha dan bersandar kepada Allah SWT semata, selalu ada harapan ...