Langsung ke konten utama

Postingan

Nila Asam Manis ala-ala aku

Kalau gak makan nasi aku mah bisa nahan...tapi kalo gak makan ikan baik yang air tawar ataupun air laut...aku kaya'nya mikir...hihihi... Mengobati kerinduan akan kota Bontang dan sambel gamik nya dan ikan bakarnya...aku masak ini aja...hehehe Alhamdulillahirrabbil'alamin enak...😋😋😋 "Nila Asem Manis" ala aku... Gak pakai nanas...karena nanas lagi mahal dipasaran jadi mbak sayurnya gak bawa...🙉🙉 Gak kebagian wortel...wortelnya udah diborong sama bu ibu yang lain... Timunnya ketinggalan...ya udah timunnya dilalap saja...hehehe Saus Asam Manisnya:  Nanasnya diganti tomat dan perasan lemon... 1 buah Bawang bombay... 2 siung Bawang putih.. Jahe iris 1 sdt... 3 kuntum Daun bawang... 2 buah tomat rebus...trus haluskan dan saring... 1 buat tomat potong-potong... 1 sdm saus tomat 1 sdm saus cabe 5 buah cabe rawit... 1 sdm saus tiram... Garam secukupnya...aku skip, gak pakai garam Gula secukupnya...aku ganti stevia... 1 sdt kaldu jamur... 1 sdt tepun...

Sepotong Suratku

Pelajaran mahal pagi ini..perenunganku atas semuanya... Don't be a fool girl...be a smart muslimah...strong and enough... " Barang siapa yang berusaha menjaga kehormatannya maka Allah SWT akan beri kehormatan tersebut. Dan... Barang siapa yang berusaha cukup dengan apa yang Allah SWT berikan maka Allah SWT akan cukupkan dia... Barang siapa yang BERUSAHA SABAR niscaya Allah SWT akan berikan KESABARAN kepada dia...Dan... Tidak Ada PEMBERIAN atau HADIAH yang diberikan kepada seseorang yang LEBIH BAIK dan LEBIH LUAS daripada KESABARAN... Sabar itu tak berbatas...Sabar itu adalah perjuangan..Sabar itu bukan berarti bertahan pada titik teraniaya ataupun kerusakan...Sabar itu aktif bergerak tetapi bersifat membatu pada jalan kebaikan dan kebenaran.. Dan... Sabar itu bukanlah pekerjaan yg mudah...semudah lisan mengucapkannya namun jauh dari pemaknaan didalam qolbu... Karena SABAR adalah... Menahan diri dalam... *. Ketaatan... *. Menjaga diri dari maksiat...dan... *. Me...

Episode Sore

Sebuah episode soreku yang cukup membuatku tersadar kembali... Hidup itu tentang "Seni Melihat"... Hidup itu bukan sebatas apa yg kita mau dan inginkan... Hidup itu tentang apa yang Allah SWT inginkan dan mau.. Hidup itu tentang bagaimana kita merespon senang><susah, bahagia><sedih,  kelapangan><kesempitan, senyuman><airmata... Kala bahagia dan lapang merespon dengan rasa syukur yang terwujud dalam sujud dan rukukku... Kala sedih dan sempit merespon dengan sabar, bangkit dan kembali berjalan melaluinya dengan tetap yakin dan percaya bahwa Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang... Tak pernah menggugat takdirNYA, marah dan tak menerima lalu protes kemudian menjauh dari yg Allah SWT inginkan dan mau... Konsep mendasar dari menjalani kehidupan di dunia ini (nasehat para ulama klasik)...adalah... SABAR...dan juga BERSYUKUR... Ataupun sebaliknya... Bersyukur...lalu Bersabar... Justru sebagai bukti kalo aku itu hidup dan masih bernyawa...

Aku dan Sepeda Motor

Entahlah siang ini tiba-tiba berasa mellow sendiri... Sedikit cerita... Aku dan Sepeda motor... Yg kenal aku dari dulu sekali...dari jaman aku masih dibangku sekolah sampai dengan aku kuliah...pasti ngerti banget aku tuh gak bisa naik sepeda motor karena emang gak punya juga... Dari dl sudah jadi pecinta transportasi publik seperti angkot, bus kota, Lin, bus jalur 10, colt busuk (ini panggilan sayang untuk colt yg setia lewat depan kost ku dl)...hihihi...yg pernah ngekost di seputaran Babarsari, Yogya pasti ngerti deh... Terakhir tuh di yogya kemana-mana naek sepeda "Polygon"...hehehe..kalo sepeda mah udah dari umur 6 tahun... Sekarang mah Alhamdulillahirrabbil'alamin sudah bisa mengendarai sepeda motor wlpn gak jago ngebut seperti almarhum kakakku dan  2 adik laki-lakiku...Muren Fiatra dan Murry Cp atau Almarhum kakakku Elen.. Mereka bertiga mah jagonya ngebut mau naik sepeda motor ataupun mobil...darah "Batak" banget itu kata mamaku...hihihi... Ya it...

Investasi akhirat

Harta bisa dicari lagi... Tetapi kesempatan untuk berbuat baik dan melakukan kebaikan itu yang sering kali kita tak pernah tau kapan datang menyapa dan seringkali kita jawab dengan berkata "nanti kalo sudah kaya dan tajir...entar kalo sudah sukses...besok aja kalo sudah bisa beli ini itu...kalo sudah punya ini itu..." Sejatinya berbuat kebaikan itu...investasi yg tidak pernah mengalami inflasi dan kerugian...tidak terpengaruh perekonomian dunia dan nilai mata uang... Bukankah perniagaan dengan Rabb Yang Maha Kaya, Maha Pengasih dan Maha Penyayang adalah perniagaan yang kekal dan abadi, tak pernah merugi dan selalu memberikan keuntungan besar... Untuk manusia yg mau berpikir... Didunia hidup apa adanya...tak mengapa... Asalkan diakhirat ada istana megah menanti beserta fasilitasnya... Hidup dan usia, kita tak pernah tau... Ini bukan tentang siapa-siapa dan untuk siapa-siapa... Ini sebagai pengingat saya pribadi... Saling doa dan saling support... ...

Rujak Kangkung

"Rujak Kangkung"  Lagi suka makanan ini...simpel masaknya, enak dan segar...cocok banget untuk anak kost... Bahan: 1 ikat kangkung, siangin dan rebus... 1 ikat tauge yg ekor panjang, bersihkan buang ujung ekornya...( ideku saja biar isinya banyak, rujak kangkung asli gak pakai tauge) 1 buah tomat yang besar (aku pakai tomat buah, ini juga ide kreasiku sendiri, biar sayurnya banyak) 1 sdm asam jawa  larutkan dengan 1 sdm air..( lebih enak kalo pakai buah asam yg masih segar) 4 siung bawang merah... 1 siung bawang putih... 1 sdm terasi udang panggang... 5 buah cabe rawit ( peudes banget guys, sesuai selera) 2 buah cabe keriting... Garam secukupnya sesuai selera... 2-3 sdm gula merah iris... Cara membuatnya: Bumbunya rujaknya: Rebus bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan cabe keriting sebentar...angkat.. Haluskan dengan menggunakan ulekan (cobek) bumbu yg direbus ini bersama terasi, garam dan gula merah... Terakhir masukkan 2 sdm air ...

"New Normal"

Selamat datang kehidupan "New Normal"... Bulan Juni 2020 digadang-gadang sebagai "New Normal" kehidupan manusia di Jabodetabek pasca pandemi Covid 19... Bahkan tanggal 5 Juni 2020, Mall-mall diseputaran Jabodetabek akan kembali beroperasional dan dibuka untuk umum... Malahan ada yang sudah buka, pasca libur Iedul Fitri 1441 H... Sampai saat ini...ketika aku menulis artikel ini belum ada informasi kapan perkantoran akan kembali dibuka dan seperti apa dinamika "New Normal" nya perkantoran... Belum lagi "New Normal" nya layanan publik seperti transporasi umum mulai dari Kommutter Line, MRT, Busway dkk. Yang sama-sama kita ketahui bahwa pada jam-jam kantor padatnya minta ampun...akankah bisa teratur dan diatur tertib sesuai koridor yang diharapkan oleh kehidupan "New Normal" tersebut... Sejujurnya ada sebagian manusia yang mungkin sudah menikmati kehidupan "New Normal" nya didalam menjalani ujian pandemi Covid...