Langsung ke konten utama

pengen nulis tentang cinta

Udara pagi menyelinap masuk disela jemari membawa hawa dingin nan lembut...
Mentari pagi mulai menyapa dengan hangatnya walaupun dingin enggan untuk beranjak pergi...
Perlahan...berangsur-angsur dan pasti akan berganti menjadi terik yang menyilaukan pandangan mata...
Tak pernah diminta untuk datang...ataupun dipercepat waktu perjumpaannya...
Tak pernah diminta untuk segera pergi...ataupun ditiadakan kehadirannya...
Selalu sama dari dulu hingga nanti...

Perjumpaan itu selalu manis, selalu melukiskan kenangan yang penuh kejutan...
Perpisahan itu sedikit pahit...dan selalu melukiskan tinta kesedihan dan airmata...
Begitupula pada hati-hati yang sedang merindu dalam cintaNYA...

Cinta oh cinta...selalu mampu membuat hati tersenyum walaupun dalam diam...
Cinta oh cinta....selalu indah untuk dikenal...
Cinta oh cinta....selalu manis untuk dituliskan..
Cinta oh cinta...terkadang terlalu cepat menyapa terasa instant mengalahkan ego yang ada...
Cinta oh cinta...tak terhitung banyaknya kisah yang sudah terlahir dari manis, pahit dan deritamu...

Aku menjumpaimu diawal putihnya fajar...
Aku menghampirimu dipermulaan senja nan kemerahan...dan
Diujung malam nanti kita berjanji akan berjumpa...
Kuniatkan perjumpaan itu...

Karena disitulah letaknya kelezatan hidup dalam manisnya lantunan pengharapan kebaikan..kebaikan...
Bukti adanya Cinta
Dan indahnya Cinta...

Cinta tak pernah salah....
Hanya hati dan jiwa yang kadang salah dalam menangkap sinyal gelombangnya...
Bila hatinya baik maka jiwa ini akan mencintai kebaikan dan melakukan banyak kebaikan dan amal sholil dimuka bumi ini....
Bila hatinya buruk maka jiwa ini akan mencintai keburukan dan melakukan banyak kemungkaran dan kerusakan dimuka bumi ini...

Sungguh cinta tergantung kepada pemilik hatinya...
Cinta selalu baik, tulus dan lembut...
Menyapa siapa saja dalam ruang dan dimensi keimanan kesolihan ataupun dalam ruang dan dimensi kekufuran kemaksiatan...

Wallahu 'Allam Bish Shawab...






Salam,



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Terapung "Darul Irsyad (aka: Masjid Al-Muhajirin), Selambai, Loktuan, Kalimantan Timur

Tidaklah mudah untuk menghabiskan waktu liburan di daerah Bontang, Kalimantan Timur. Obyek wisata yang terbatas jumlahnya, tidak seperti di daerah-daerah lain. Animo masyarakat Bontang yang tinggi dengan terbatasnya tempat wisata membuat padatnya manusia di setiap tempat-tempat wisata di Bontang, Samarinda ataupun Balikpapan dan sekitarnya. Bersyukur banget bisa berkunjung ke ikon religi terbaru di Kota Bontang, Masjid Terapung "Darul Irsyad yang dahulunya bernama Masjid Al-Muhajirin". Konon kabarnya dari informasi yang aku dapatkan Masjid Al-Muhajirin, Selambai, Loktuan, Bontang adalah salah satu Masjid tertua di Kota Bontang. Darul artinya Rumah... Irsyad artinya Petunjuk... Jadi... Darul Irsyad artinya Rumah (tempat) yang memiliki Petunjuk... Masjid Darul Irsyad ini baru diresmikan oleh Walikota Bontang "Basri Rase" Jum'at pagi, 22 Maret 2022.  Masjid yang sangat indah dengan view lautan biru, kapal-kapal nelayan dan pemandangan pabrik... Masjid yang dibangun...

4 Tahun sudah...

  Dear Kak... 4 tahun sudah kakak meninggalkan kami... Masih di bulan Syawal... Kami adikmu berkunjung ke rumah abadi Kakak... Taman Pemakaman Umum Srenseng Sawah... Salah satu pemakaman umum yang asri walaupun sedikit panas tetapi cukup terawat, Kak... Rindu, Kak... Sangat... Airmataku kemaren menitik... Ingin berbagi cerita tentang Tole yang beranjak dewasa... Kemaren Iedul Fitri, Tole mengunjungi keluarga di Kalimantan Timur... Bapak dan Mamak bahagia sekali, Kak... Sepintas sekelebatan di pandangan mataku, ada bayangan kakak... Aku masih tidak menyangka menjemput Tole sendirian tanpa Kakak... Gak apa ya, Kak... Aku nangis sebentar waktu itu... Tetapi segera aku hapus agar tak terlihat oleh Tole, Mamak dan Bapak... Aku tidak ingin merusak momentnya, Kak... I love you so much... I miss you so much, Kak... Doaku selalu untukmu... Diberikan syurga terbaikNYA Allah SWT , Aamiin... Hold my hand...everything will be ok... Salam,

Dibuang sayang...

Dibuang sayang...sebenarnya lebih kepada pengen ngetik sesuatu aja...hehehe Iedul Fitri yang baru saja lewat masih terasa olehku. Tawa dan cerita yang lama hanya dibagi lewat layanan video call dan voice call selama pandemic era 2 tahunan. Akhirnya oleh pemerintah RI 01 diperbolehkan untuk merayakan secara offline bersama anggota keluarga. Mudik pun sudah diperbolehkan kembali, libur bersama Iedul Fitri pun sudah ditetapkan kembali mulai dari tgl 28 Mei sd 08 Juni 2022. Happy, pastinya...alhamdulillahirrabbil'alamin... Walaupun liburnya terasa singkat tapi bahagia...dan di libur lebaran tahun 2022 ini juga keponakanku Hanif berkumpul bersama... Aneka makanan dan hidangan lebaran yang penuh cita rasa Indonesia tersedia di rumah para kerabat. Pempek, Bajabuk (abon ikan) dan tumbuk ketan. Salam,