Langsung ke konten utama

The Kondangans...

Lumayan lama juga mengumpulkan semangat untuk menulis sekedar klak klik keyboards komputer untuk menambah artikel di dalam blogku. Setelah mengulik-ngulik kumpulan foto-foto yang aku punya. Aku ketemu beberapa foto yang bisa dijadikan bahan untuk menulisku. Gak penting banget sih, cuman belajar nulis narasi saja agar otakku yang lemot ini sedikit bekerja merangkai kata-kata dalam sepenggal dua penggal ataupun banyak penggal kalimat...

Kenapa artikel ini aku kasih nama "The Kondangans" yah memang foto-fotonya tentang kehadiranku dalam sebuah acara walimahan salah satu anak Pak Boss besarku. InsyaAllah selalu happy mendapat undangan walimahan dan lebih happy lagi kalau aku bisa menghadiri undangan walimahan tersebut.

Walaupun banyak drama untuk bisa hadir di acara ini dari syusahnya mendapatkan taksi berbasis layanan aplikasi online yang bisa mengantarkanku ke acara tersebut dan diperlengkap dengan drama kemacetan kurang lebih 3 jam an dikarenakan "hujan di malam minggu". Ah, Jakarta kapan tidak macet ya??

Alhamdulillah acaranya dimulai jam 7 malam dengan prosesi adat jawa dulu dan sambutan-sambutan. Jadi kalaupun terlambat gak terlalu kelihatanlah, kecuali teman-teman kantorku yang sibuk menelpon menayakan keberadaanku terakhir. Mereka mengkhawatirkan aku nyampai di lokasi dan acaranya sudah berakhir...hehehehe







Bersama Teman-temanku





Dandan sendiri aja, 
yang paling penting rapi dan wangi..hehehe




Teriring doaku untuk kedua mempelai pada malam itu "


 “Baaarokalloohu Laka Wa Baaroka 'Alaika Wa Jama'a Bainakumaa Fiii Khoirin.”

Artinya : “Mudah-mudahan Allah memberkahi engkau dalam segala hal (yang baik) dan mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan .”








Salam,













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Terapung "Darul Irsyad (aka: Masjid Al-Muhajirin), Selambai, Loktuan, Kalimantan Timur

Tidaklah mudah untuk menghabiskan waktu liburan di daerah Bontang, Kalimantan Timur. Obyek wisata yang terbatas jumlahnya, tidak seperti di daerah-daerah lain. Animo masyarakat Bontang yang tinggi dengan terbatasnya tempat wisata membuat padatnya manusia di setiap tempat-tempat wisata di Bontang, Samarinda ataupun Balikpapan dan sekitarnya. Bersyukur banget bisa berkunjung ke ikon religi terbaru di Kota Bontang, Masjid Terapung "Darul Irsyad yang dahulunya bernama Masjid Al-Muhajirin". Konon kabarnya dari informasi yang aku dapatkan Masjid Al-Muhajirin, Selambai, Loktuan, Bontang adalah salah satu Masjid tertua di Kota Bontang. Darul artinya Rumah... Irsyad artinya Petunjuk... Jadi... Darul Irsyad artinya Rumah (tempat) yang memiliki Petunjuk... Masjid Darul Irsyad ini baru diresmikan oleh Walikota Bontang "Basri Rase" Jum'at pagi, 22 Maret 2022.  Masjid yang sangat indah dengan view lautan biru, kapal-kapal nelayan dan pemandangan pabrik... Masjid yang dibangun...

4 Tahun sudah...

  Dear Kak... 4 tahun sudah kakak meninggalkan kami... Masih di bulan Syawal... Kami adikmu berkunjung ke rumah abadi Kakak... Taman Pemakaman Umum Srenseng Sawah... Salah satu pemakaman umum yang asri walaupun sedikit panas tetapi cukup terawat, Kak... Rindu, Kak... Sangat... Airmataku kemaren menitik... Ingin berbagi cerita tentang Tole yang beranjak dewasa... Kemaren Iedul Fitri, Tole mengunjungi keluarga di Kalimantan Timur... Bapak dan Mamak bahagia sekali, Kak... Sepintas sekelebatan di pandangan mataku, ada bayangan kakak... Aku masih tidak menyangka menjemput Tole sendirian tanpa Kakak... Gak apa ya, Kak... Aku nangis sebentar waktu itu... Tetapi segera aku hapus agar tak terlihat oleh Tole, Mamak dan Bapak... Aku tidak ingin merusak momentnya, Kak... I love you so much... I miss you so much, Kak... Doaku selalu untukmu... Diberikan syurga terbaikNYA Allah SWT , Aamiin... Hold my hand...everything will be ok... Salam,

Dibuang sayang...

Dibuang sayang...sebenarnya lebih kepada pengen ngetik sesuatu aja...hehehe Iedul Fitri yang baru saja lewat masih terasa olehku. Tawa dan cerita yang lama hanya dibagi lewat layanan video call dan voice call selama pandemic era 2 tahunan. Akhirnya oleh pemerintah RI 01 diperbolehkan untuk merayakan secara offline bersama anggota keluarga. Mudik pun sudah diperbolehkan kembali, libur bersama Iedul Fitri pun sudah ditetapkan kembali mulai dari tgl 28 Mei sd 08 Juni 2022. Happy, pastinya...alhamdulillahirrabbil'alamin... Walaupun liburnya terasa singkat tapi bahagia...dan di libur lebaran tahun 2022 ini juga keponakanku Hanif berkumpul bersama... Aneka makanan dan hidangan lebaran yang penuh cita rasa Indonesia tersedia di rumah para kerabat. Pempek, Bajabuk (abon ikan) dan tumbuk ketan. Salam,