Langsung ke konten utama

Postingan

Tamannya orang jatuh cinta dan memendam rindu...

Attention, please.. Ini bukan tentang siapa-siapa...dan menyudutkan siapa-siapa... Iseng bicara dengan diri sendiri... dan Muhasabah diri aja... Bukan untuk berkeluh kesah... Episode 1... Sepasang merpati terbang dilangit biru nan cerah... Kata orang merpati tak pernah ingkar janji... Dia akan selalu dan akan berhasil menemukan jalannya untuk kembali... Tak peduli seberapa cerah dan mendungnya langit... Merpati akan kembali ke rumahnya dengan mudah... Tak perlu petunjuk mata angin ataupun mata kompas untuk menuntunnya pulang kembali... Bahkan sepasang merpati jantan berbulu coklat akan mampu berakselarasi sangat hebat bila menemukan pasangan merpati betina berbulu coklat pula... Merpatipun bisa cemburu, belum pernah dengarkan?? yah, merpatipun bisa cemburu... Episode 2... Nyatanya aku bukanlah seekor merpati... Aku manusia yang lemah dan banyak khilafnya... Aku juga masih banyak harus belajar... Tentang hidup dan Makna Cinta... Cinta antara pencipta dan ciptaanNYA... Cinta antara sesam...

Februari 2021...

  Hai 2021....apa kabarmu?? Masih hidup berdampingan dengan Pandemi Covid 19 dan segala kebiasaan baru yang terus menyesuaikan diri.. Masih kerja dari kost (rumah)...masih membatasi diri bertemu dengan banyak orang...walaupun rindu selalu datang menggoda....hehehehe Memakai masker, ini bukan kebiasaan baru untuk aku, karena sebelum ada pandemi ini aku juga selalu mengenakan masker apabila berada di areal layanan publik...Karena semua aktifitasku di kota besar ini Jakarta, menggunakan transportasi publik baik commutter line, MRT, busway ataupun layanan transportasi online. Handsanitizer dan Tissue basah juga bukan barang baru di dalam tasku, selalu ada barang tersebut didalam tasku sebelum adanya pandemi.... Semakin terbiasa dengan ritme zoom meeting dan koordinasi jarak jauh dengan team kerjaku...Ketergantungan akan signal inet dan bandwidth nya... Sejujurnya dapat melakukan kerja dari rumah itu adalah impianku sedari dulu, alasannya cukup sederhana karena "aku seorang Wanita...

2 lensa mata kaca

Selamat datang 2 lensa... 2 tahun yang lalu belum ada perubahan dengan penglihatanku... Paling kalau aku sedang berkumpul dengan kawan seangkatanku, aku suka agak sedikit takjub dengan gangguan penglihatan mereka... Penglihatan mereka normal dan sehat tidak seperti aku yang memang pada dasarnya memakai kacamata minus dan silindris... Tetapi mereka sudah mengalami rabun dekat... Selamat datang matakaca 2 lensa... Rabun jauh dan rabun dekat alias mata tua... hehehehe... Sampai juga pada kalimat petugas optik yang bertanya kepadaku dulu "Ibu sudah 40 tahun, mau di dobel tidak lensanya?" Aku menjawab "Belum perlu mas, ini masih normal penglihatan saya." Petugas optiknya berkata lagi "Mungkin tahun depan ya, Bu...disaat usia ibu menginjak 41 tahun." MasyaAllah sudah 41 tahun dan selamat datang penglihatan rabun dekat... hehehe... Salam Damai,

Selamat datang tahun Masehi 2021....

Ada gemericik kecil menari didalam pikiran yang sedikit tak biasa... Bukan sekedar ada dan tiada... Sedikit memancing keberanianku... Ketakutan terbesarnya adalah yang berasal dari dalam diriku sendiri... Aku sudah akrab dengan biru dan luasnya lautan kehidupan... Sama baiknya dikala aku mengenal keindahannya... Aku sudah mengerti arah haluannya... Nahkodanya ada ditanganku sekarang... Sekarang tenanglah dalam mengemudikan kapalku... Kalo lah cuaca buruk dan badai menghadang... Bukanlah selalu pertanda buruk... Terkadang badai dan cuaca buruk yang datang tak akan lama seperti yang aku takutkan... Bukankah semua itu membuat aku berkenalan kembali dengan kemampuan terbaikku... Datanglah kebaikan dan keberuntungan hidup untukku di tahun 2021... Bersinarlah dan pancarkan banyak kebaikan disana... 2020 terlalu cepat dan sangat singkat... Mungkin ini salah satu pertanda dari Yang Maha Besar Allah SWT... Ujian dan nikmat hidup itu hanya tentang sudut prespektif saja... Akan semakin banyak yan...

UU "Cipta Kerja" aka CILAKA

Kemaren (06 Oktober 2020) diminta cek media berita online sama teman-temanku... Yang lagi ramai dibahas... Karena teman-temanku mengerti sekali... Sejak pandemi, aku seperti hidup dibelahan bumi berbeda dgn mereka... Hehehe... Temanku      : Ada demo di depan gedung MPR DPR... Aku                   : oya??tentang apa?? Temanku      : UU "Cipta Kerja" Aku                  : opo kuwi isinya? Temanku        : mulai gemesh...hahaha...makanya buka media onlinenya, jangan seperti   hidup dijaman batu dan tinggal di goa...aku capek kalo diminta memaparkannya... Aku                  : Ooo...baik, bu...saya cek media online...awas ya kalo mengecewakan...hehehe Temanku       : udah ya aku balik kerja WFH lagi.. Aku       ...

Kata Orang...gak akan habisnya

Banyak yang bilang "kamu terlalu pemilih"...udahlah gak usah milih, ingat usiamu sudah berapa??? Banyak yang bilang "kamu terlalu pasif"...makanya jadi wanita itu agresif sedikit, jangan terlalu takut dan harus percaya diri... Banyak yang bilang "kamu terlalu mengejar karir"...makanya jadi perempuan itu gak usah punya pendidikan yang bagus dan berkarir jadinya lupa sama kodratnya...ujung-ujungnya juga bakalan ngurus suami dan anak-anak... Dan lagi...dan lagi...masih banyak bentuk ujaran tidak menyenangkan yang kalau didengarkan oleh hatiku akan sungguh menyakitkan... Dan masih banyak lagi yang diucapkan oleh orang-orang diluar sana... seolah menghakimin saya...mencibir saya...memandang saya dengan merendahkan... Lidah memang tidak bertulang... Seolah-olah ini merupakan hal yang permisif yang harus saya terima, untuk membiarkan hati dan diri saya diobrak-abrik oleh perkataan mereka... Mau tau apa respon saya??... Diam...menelan ludah saya...istighfar di dal...

Tadabbur pagiku 2

MasyaAllah selalu dibuat jatuh cinta oleh bagian akhir surah Al-Baqarah ini...Sangat indah dan penuh kebaikan didalamnya...Aamiin Yaa Rabb... Tadabbur Quran... "Janganlah hukum kami jika kami lupa atau berbuat kesalahan" "Maafkanlah kami..Ampunilah kami...Rahmatilah kami..." Adakah yg lebih menggembirakan melebihi kabar gembira ini??... Adakah yg lebih indah melebihi pertolongan NYA???... Masihkah ada alasan bagi diri ini untuk tidak bersyukur??... Masihkah ada alasan bagi diri ini untuk terus bersedih dan berputus asa??... Hanya untuk manusia yang qolbunya mau berpikir... Saling doa saling support.. Semoga pandemi ini segera Allah SWT angkat dari muka bumi ini... Aamiin Yaa Rabbul'alamin... Salam Damai,