Langsung ke konten utama

Pangandaran Treasure Island

Setelah pada tahun sebelumnya kami (ak dan keluarga kakakku) mengeksplore daerah Garut dan sekitarnya. Tahun ini kami mencoba mengeksplore daerah Pangandaran dan sekitarnya.
Trip kali ini ak beri judul "Pangandaran Treasure Island". Kenapa ak sebut "Treasure Island"? karena di Kabupaten ini kita bisa jumpai banyak harta karun yaitu berupa bentang alam dan lukisan keindahan yang diberikan Allah S.W.T di tanah tercinta kita "Indonesia Raya".

Selayang pandang tentang Kabupaten Pangandaran. Kabupaten ini secara geografis terletak di Propinsi Jawa Barat yang beribukota Parigi. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar di Utara, Kabupaten Cilacap di Timur, Samudra Hindia di Selatan, serta Kabupaten Tasikmalaya di Barat.

Dari letak geografisnya bisa dilihat bahwa kabupaten ini kaya akan lukisan bentang alam yang sangat indah terutama pantai-pantainya yang sangat biru lautnya. Seperti kebanyakan pesona indah daerah pesisir pantai lainnya di Indonesia sudah bisa dipastikan akses jalan menuju lokasi wisatanya dalam kondisi yang memprihatinkan. Banyak kerusakan dan berlubang di sana-sini. Seolah-olah Pemerintah daerah hanya mengeruk keuntungan dari pendapatan dan pajak tempat-tempat wisatanya saja. Tetapi menutup mata untuk kesejahteraan dan kondisi lingkungan juga infrastrukturnya. Jadi semakin mencintai tanah airku "Indonesia" yang indah dengan segala kekurangannya...I luv Indonesia...

 Batu Hiu yang menawan..
Gak kalah ama Bali, kan??hehehe


 Garis pantai menuju "Pasir Putih", Pangandaran

 Batu Hiu..

 Merepih alam sepanjang aliran sungai menuju "Green Canyon"
Nyaingin kecantikan "Green Canyon" punya negara Adidaya gak ya??

 Tebing dan Akar, mereka bersahabat..
"Sahabat Alam"

Kontras moment..
Biru laut ketemu pasir putih ketemu aku yang hijau..hehehe


 Yang selalu ngajakin ak jalan-jalan..
My beloved sista n her family
I luv u, all...






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Terapung "Darul Irsyad (aka: Masjid Al-Muhajirin), Selambai, Loktuan, Kalimantan Timur

Tidaklah mudah untuk menghabiskan waktu liburan di daerah Bontang, Kalimantan Timur. Obyek wisata yang terbatas jumlahnya, tidak seperti di daerah-daerah lain. Animo masyarakat Bontang yang tinggi dengan terbatasnya tempat wisata membuat padatnya manusia di setiap tempat-tempat wisata di Bontang, Samarinda ataupun Balikpapan dan sekitarnya. Bersyukur banget bisa berkunjung ke ikon religi terbaru di Kota Bontang, Masjid Terapung "Darul Irsyad yang dahulunya bernama Masjid Al-Muhajirin". Konon kabarnya dari informasi yang aku dapatkan Masjid Al-Muhajirin, Selambai, Loktuan, Bontang adalah salah satu Masjid tertua di Kota Bontang. Darul artinya Rumah... Irsyad artinya Petunjuk... Jadi... Darul Irsyad artinya Rumah (tempat) yang memiliki Petunjuk... Masjid Darul Irsyad ini baru diresmikan oleh Walikota Bontang "Basri Rase" Jum'at pagi, 22 Maret 2022.  Masjid yang sangat indah dengan view lautan biru, kapal-kapal nelayan dan pemandangan pabrik... Masjid yang dibangun...

4 Tahun sudah...

  Dear Kak... 4 tahun sudah kakak meninggalkan kami... Masih di bulan Syawal... Kami adikmu berkunjung ke rumah abadi Kakak... Taman Pemakaman Umum Srenseng Sawah... Salah satu pemakaman umum yang asri walaupun sedikit panas tetapi cukup terawat, Kak... Rindu, Kak... Sangat... Airmataku kemaren menitik... Ingin berbagi cerita tentang Tole yang beranjak dewasa... Kemaren Iedul Fitri, Tole mengunjungi keluarga di Kalimantan Timur... Bapak dan Mamak bahagia sekali, Kak... Sepintas sekelebatan di pandangan mataku, ada bayangan kakak... Aku masih tidak menyangka menjemput Tole sendirian tanpa Kakak... Gak apa ya, Kak... Aku nangis sebentar waktu itu... Tetapi segera aku hapus agar tak terlihat oleh Tole, Mamak dan Bapak... Aku tidak ingin merusak momentnya, Kak... I love you so much... I miss you so much, Kak... Doaku selalu untukmu... Diberikan syurga terbaikNYA Allah SWT , Aamiin... Hold my hand...everything will be ok... Salam,

Dibuang sayang...

Dibuang sayang...sebenarnya lebih kepada pengen ngetik sesuatu aja...hehehe Iedul Fitri yang baru saja lewat masih terasa olehku. Tawa dan cerita yang lama hanya dibagi lewat layanan video call dan voice call selama pandemic era 2 tahunan. Akhirnya oleh pemerintah RI 01 diperbolehkan untuk merayakan secara offline bersama anggota keluarga. Mudik pun sudah diperbolehkan kembali, libur bersama Iedul Fitri pun sudah ditetapkan kembali mulai dari tgl 28 Mei sd 08 Juni 2022. Happy, pastinya...alhamdulillahirrabbil'alamin... Walaupun liburnya terasa singkat tapi bahagia...dan di libur lebaran tahun 2022 ini juga keponakanku Hanif berkumpul bersama... Aneka makanan dan hidangan lebaran yang penuh cita rasa Indonesia tersedia di rumah para kerabat. Pempek, Bajabuk (abon ikan) dan tumbuk ketan. Salam,